Jumlah Perempuan Lebih Banyak dari Laki-laki, Benarkah Tanda Kiamat

189 views

Jumlah perempuan lebih banyak dari pada laki-laki Benarkah semua itu adalah tanda kiamat Benarkah jumlah perempuan lebih banyak dari laki-laki merupakan tanda kiamat salah satu tanda kiamat yang sering diperbincangkan adalah jumlah orang tuan lebih banyak daripada laki-laki hal ini disandarkan pada hadis Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam tentang ciri-ciri kiamat yang tercantum dalam berbagai Kitab Hadis  seperti shohih al-bukhori Sunan Abu Daud musnad Ahmad dan lain sebagainya

Berikut salah satu redaksi riwayat shahih Al Bukhari dari Anas bin Malik wadzalahu Anhu ia berkata semi-auto Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam  . Sesungguhnya di antara tanda-tanda kiamat adalah diangkatnya ilmu merajalelanya kebodohan banyaknya berzina and maraknya minuman khamr jumlah laki-laki sedikit

Sedangkan jumlah perempuan banyak sampai-sampai 50 perempuan berada di naungan satu laki-laki Hadits Riwayat Bukhari Nomor 81 hadits shohih ini menggambarkan bahwa di akhir zaman kelak jumlah perempuan akan berkali lipat banyaknya daripada laki-laki dalam kitab Fathul Bari Hai fisheye al-bukhari disebutkan fenomena ini terjadi karena beberapa faktor salah satunya yaitu fitnah Akhir zaman yang menyebabkan banyak peperangan sehingga para laki-laki yang ikut serta dalam pertempuran banyak yang gugur di samping itu Imam Ibnu Hajar

al-asqalani juga mengemukakan banyaknya jumlah perempuan ini merupakan takdir yang Allah kehendaki lantaran akan ada banyak bayi perempuan yang lahir sedangkan kelahiran bayi laki-laki cenderung lebih sedikit Hai 50 perempuan berbanding dengan satu laki-laki kembali pada pembahasan hadits diatas dalam hadits ini bermakna seseorang yang memenuhi kebutuhan mereka dengan kata lain di akhir zaman kelak Seorang laki-laki akan bertanggung jawab atas 50 perempuan

baik ibunya istri-istrinya ada adanya kerabatnya maupun yang lainnya penyebutan jumlah 50 bisa diartikan dari dua makna yang pertama makna Hakiki yakni perbandingan jumlah perempuan dan laki-laki 50 banding 1B yang kedua bisa juga bermakna majazi dengar kata lain 50 bukanlah patokan atau standar jumlah melainkan untuk menggambarkan banyaknya perempuan di masa itu argumen kedua ini mengacu pada hadits lain dalam shohih al-bukhori yang menyebutkan jumlah berbeda

sebagaimana yang diriwayatkan Shaykh Abu Musa sungguh akan datang kepada manusia suatu zaman saat seseorang berkeliling membawa sedekah emas namun dia tak menemukan seorangpun yang mau menerimanya di masa itu juga seorang laki-laki terlihat ikuti 40 perempuan mereka berlindung padanya lantaran sedikitnya jumlah laki-laki dan banyaknya perempuan Hadits Riwayat Bukhari Hai sahabat beriman Lalu apakah fenomena ini akan terjadi tentu saja hanya Allah subhanahu wa ta’ala yang

mengetahui kepastian kejadian dan waktunya sebagaimana firman-nya sesungguhnya hanya disisi Allah ilmu tentang hari kiamat dan dia yang menurunkan hujan dan mengetahui apa yang ada didalam rahim dan tidak ada seorangpun yang dapat mengetahui dengan pasti apa yang akan

dikerjakannya besok dan tidak ada seorangpun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati sungguh Allah Maha Mengetahui Maha mengenal Quran Surah Luqman Ayat 34 sahabat beriman Namun demikian Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah mengabarkan tanda-tandanya kepada Nabi

Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam diantaranya diangkatnya ilmu karena wafatnya para ulama banyaknya perizinan Hai beratnya minum khamr berlimpahnya harta benda hingga tidak ada lagi orang yang mau menerima sedekah hingga berkurangnya jumlah laki-laki dan meningkatnya jumlah

perempuan sahabat beriman yang dirahmati Allah Subhanahu Wa Ta’ala Semoga dengan adanya kabar dari Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam ini dapat menjadi wasilah bagi kita untuk meningkatkan keimanan kita kepada Allah subhanahuwata’ala dan hari akhir Wallahu a’lam bish-shawab Cukup Sekian yang bisa saya bagikan pada malam ini akhirul kalam wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Leave a reply "Jumlah Perempuan Lebih Banyak dari Laki-laki, Benarkah Tanda Kiamat"

Author: 
author