Orang Sekarang, Kaya Sedikit Langsung Pamer

5 views

Dalam suatu kereta ekonomi non-AC yang lumayan panas, seorang eksekutif muda, dengan jas elegan berdiri di sana. Sesak-sesakan dengan penumpang lain.

Sesaat kemudian, ia membuka tablet androidnya. Lebih besar tentu dibanding smartphone umumnya. Ia memang sedang ada chat penting dengan para donatur. Chat tentang dana untuk membantu para korban kebanjiran.

Semua penumpang menoleh padanya atau meliriknya. Apa batin mereka?

Seorang nenek membatin, “Orang muda sekarang, kaya sedikit langsung pamer. Naik ekonomi, pamer-pameran.”

Seorang emak membatin, “Mudah-mudahan suami saya gak senorak dia. Norak di kelas Ekonomi bukan hal terpuji.”

Seorang cewek ABG membatin, “Keren sih keren, tapi gak banget deh sama gayanya. Kenapa ga naik AC kalau mau pamer begituan?”

Seorang pengusaha membatin, “Sepertinya dia baru kenal ‘kaya’. Atau dapat warisan. Andai dia merasakan jerih pahit kehidupan; barang tentu tidak akan pamer barang itu di kelas ekonomi. Kenapa ga naik AC sih?”

Seorang pemuka agama melirik, “Andai dia belajar ilmu agama, tentu tidak sesombong itu, pamer!”

Seorang pelajar SMA membatin, “Gue tau lo kaya. Tapi plis deh, lo ga perlu pamer gitu kale’ ke gua. Gua tuh ga butuh style elo. Kalo lo emang pengen diakuin, lo bisa out dari sini, terus naik kereta AC.. illfeel gue.”

Seorang tunawisma membatin, “Orang ini terlalu sombong, ingin pamer di depan rakyat kecil.”

Si eksekutif menyimpan kembali tabletnya di tas. Ia membatin, alhamdulillah, akhirnya para donatur bersedia membantu. Alhamdulillah, ini kabar baik sekali.

Lalu, ia sempatkan melihat kantong bajunya. Ada secarik tiket kereta ekonomi. Ia membatin,

“Tadi sempat tukar karcis dengan seorang nenek yang mau naik kereta sesak ini. Tidak tega saya. Biarlah dia yang naik kereta AC itu. Mudah-mudahan manfaat untuk dia.”

Semoga ini jadi pelajaran bagi kita semua dan dapat mensyukuri nikmat yang telah Allah berikan kepada kita..

Sumber: redaksi-hikmah

Tips hidup sederhana

Inilah berbagai tips untuk memulai hidup sederhana di dalam kehidupan Anda. Lakukanlah tanpa paksaan dan mulai dari keinginan diri sendiri. Mari simak 15 tips memulai hidup sederhana, minimalis, dan bahagia:

1. Bergaya Sesuai Kemampuan

Hal yang harus Anda lakukan untuk memulai hidup sederhana adalah bergayalah sesuai kemampuan Anda. Tak perlu menjadi orang lain atau mengikuti mereka. Hiduplah untuk diri Anda sendiri bukan orang lain.

2. Selalu Mensyukuri Setiap Pencapaian

Terkadang manusia memang ingin selalu mencapai hal-hal yang lebih dari sebelumnya. Itu wajar tidak masalah. Namun, jika hal ini dibiasakan maka hidup Anda seperti kompetisi. Hiduplah sederhana dengan mensyukuri setiap pencapaian. Ini agar Anda hidup dengan tenang, damai, dan bahagia.

3. Jangan Impulsif Saat Membeli Barang

Apa yang Anda lakukan saat melihat diskon atau barang baru di etalase toko ataupun banner online? Pasti Anda ingin memilikinya. Lalu setelah Anda membeli, apakah merasa bahagia? Jika itu keinginan sesaat, janganlah bersikap impulsif. Belilah barang-barang yang Anda butuhkan. Dengan begitu, saat Anda menggunakan barang itu akan terasa lebih menyenangkan.

Di sisi lain, hidup sederhana dengan membeli barang yang prioritas bisa membuat keuangan lebih stabil. Tak ada anggaran dadakan di luar perencanaan yang membengkak di kemudian hari.

4. Mulai Mengendalikan Diri

Mengendalikan diri memang terasa sulit dan berat dilakukan. Menurut Minimalist Soul, saat seseorang bisa mulai melepaskan ego diri, ia bisa menikmati kehidupan secara nyata. Jika ingin sukses hidup sederhana, mulai mengendalikan diri dengan melihat prioritas menjadi aspek penting.

Saat Anda bisa mengendalikan diri, artinya Anda mampu untuk mengontrol kehidupan yang penting, kurang penting, dan tidak penting. Kemampuan inilah yang bisa menciptakan kehidupan menjadi lebih Bahagia dan damai.

5. Seberapa Penting Barang Tersebut?

Prioritaskan saat membeli barang. Jangan terpengaruh promo atau diskon sesaat. Hidup sederhana bukan mengenai finansial saja, namun kegunaan dari barang-barang yang dibeli. Apakah barang tersebut penting atau hanya keinginan sesaat? Tanyakan pada diri Anda sendiri.

Misalnya Anda mengetahui bahwa rumah adalah hal penting yang harus dimiliki, namun Anda terpengaruh dengan gaya hidup impulsif seperti barang bermerek, gadget terbaru, atau kendaraan baru. Padahal barang tersebut tidak bisa memenuhi kebutuhan hidup Anda secara penuh. Inilah alasan perlunya untuk berpikir berulang kali sebelum membeli barang apapun.

Gaya hidup konsumtif dan impulsif bisa membuat orang menjadi tidak puas diri. Oleh karena itu penting sekali untuk memikirkan seberapa penting barang tersebut untuk dimiliki.

6. Mulai Dari Hal Kecil

Memutuskan untuk memulai hidup sederhana memang butuh penyesuaian dan proses. Mulailah dari hal-hal kecil seperti menyingkirkan barang-barang yang tidak digunakan, kurangi memikirkan hal-hal yang tidak penting, dan lakukan kegiatan dengan ikhlas tanpa paksaan.

7. Nikmati Kehidupan Saat Ini
Nikmati pencapaian atas apa yang Anda miliki saat ini. Ciptakan pengalaman-pengalaman baru yang berbeda. Ini bisa membuat Anda merasa lebih Bahagia. Mungkin saja Anda bisa menemukan hobi baru yang tidak diduga. (sumber: rumah)

Leave a reply "Orang Sekarang, Kaya Sedikit Langsung Pamer"

Author: 
author