Nenek Penyapu Jalan Berusia 60 Tahun ini Ditemukan Tewas di Jembatan Ampera Diduga Jadi Korban Tabrak Lari

Pada Selasa (24/8/2021) pagi sekira pukul 08.00 WIB, para pengendara di atas jembatan Ampera, Palembang, sempat dikejutkan dengan adanya temuan jasad seorang wanita lanjut usia.

Jasad atas nama Nurma, 60 tahun, ini ditemukan dalam kondisi menyedihkan. Selain bagian tubuhnya terdapat luka dan memar, juga kepalanya mengeluarkan darah banyak, yang diduga menjadi penyebab fatal meninggalnya sang nenek.

Jenazah korban sendiri sudah dievakuasi petugas kepolisian ke RSMH Palembang.

Dan dari hasil penyelidikan sementara, Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel Kombes Pol Cornelis Ferdinand Hotman Sirait mengatakan, nenek Nurma diduga korban tabrak lari.

“Berusaha mencari kendaraan yang diduga menabrak korban, melacak melalui CCTV yang ada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Dugaan sementara, memang korban tabrak lari oleh kendaraan,” imbuhnya.

Sementara Askadit (33), putra ketiga korban meminta kepada pihak kepolisian untuk segera mengungkap sosok penabrak dan menjatuhi hukuman seadil-adilnya.

“Kami sangat terpukul atas kejadian ini apalagi si penabrak lari begitu saja. Almarhumah meninggalkan anak tiga dan 10 cucunya,” ungkapnya.

Di mata Askadit, ibunya itu adalah sosok pekerja keras. Sang ibu mampu mengambil pekerjaan lain, selain penyapu jalan yang bekerja di Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Palembang.

“Kalau sudah menyapu pagi, ibu saya langsung berjualan di pasar 16 Ilir. Sore harinya, lanjut nyapu di Ampera. Sebegitu rutinitas sehari-harinya,” kata Askadit

Leave a reply "Nenek Penyapu Jalan Berusia 60 Tahun ini Ditemukan Tewas di Jembatan Ampera Diduga Jadi Korban Tabrak Lari"

Author: 
author