Menggetarkan! Pesan Terakhir Ustadz Maher: Sakitnya Sakaratul Maut yang Dialami Manusia Melebihi Sayatan Sajam

┬áJURNAL PRESISI – Ustadz Maaher At-Thuwailibi wafat pada pukul 19:00, Senin, tanggal 8 Februari 2021. Kematiannya kian menambah daftar ulama yang meninggal diawal tahun 2021. Pesan terkhirnya dalam jejaring media sosial, mengingatkan kita pada fase sakaratul maut.Kematiannya tersebut telah menyisakan misteri dan duka yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.

Dia bahkan pernah mengilustrasikan rasa sakit, yang akan dialami oleh manusia saat menghadapi sakaratul maut, dalam pesan terakhir yang ditulis dilaman Instagramnya sebelum wafat, pada tanggal 31 Desember 2020.Maher mengatakan bahwa hal itu lebih menyakitkan, dibandingkan dengan sayatan benda tajam dan panasnya air mendidih.Kematian lebih menyakitkan dari goresan gergaji, sayatan gunting, panasnya air mendidih di bejana,” jelasnya.

Sebelum sampai pada ilustrasi tersebut, dia menjelaskan tentang detik-detik kematian yang akan dihadapi oleh setiap manusia.Dia menerangkan bahwa masing- masing manusia suatu hari nanti, akan berhadapan dengan kematian.usadzmaaheratthuwailibi: Kematian akan menghadang setiap manusia,” tutunya.

Dia mengungkapkan juga bahwa ketika manusia dicabut nyawanya, mendapati kondisinya dalam situasi yang menegangkan, bahkan menyakitkan.Peristiwa detik-detik dicabutnya nyawa manusia, adalah peristiwa sakaratul maut.Manusia akan merasakan detik-detik kematiannya dengan sangat menyakitkan, saat mengalami sakaratul maut.Proses tercabutnya nyawa manusia akan diawali dengan detik-detik menegangkan lagi menyakitkan. Peristiwa ini dikenal sebagai sakaratul maut.”ungkapnya.

Leave a reply "Menggetarkan! Pesan Terakhir Ustadz Maher: Sakitnya Sakaratul Maut yang Dialami Manusia Melebihi Sayatan Sajam"

Author: 
author