Ternyata begini… 8 Nama yang Dilarang Diberikan ke Anak Sesuai Ajaran Islam

Nama anak merupakan simbol doa yang disematkan oleh orangtua dan keluarga terhadap bayi mungilnya yang baru lahir. Nama bukan hanya sebagai identitas semata, namun memberi nilai positif hingga dewasa kelak.

Nama perlu dicari dengan lebih teliti dan berhati-hati supaya tidak menjadi doa yang kurang baik bagi anak. Beberapa kata yang acap kali menjadi nama, ternyata dilarang dalam ajaran Islam sesuai sabda Nabi Muhammad SAW.

Siapa sajakah nama-nama tersebut? Berikut merdeka.com telah merangkum mengenai nama yang dilarang diberikan ke anak sesuai ajaran Islam, dari berbagai sumber:

Anjuran Tidak Memberi Nama yang Dilarang Islam
Nama yang dilarang ajaran Islam, seperti Malikul Amlaak (Raja diraja) dan sejenisnya seperti Ahkamul Hakimin, Sulthonus Salaathiin, Robbul Arbaab. Karena nama-nama tersebut dikhususkan untuk memuliakan Allah SWT.

Selain itu, melansir daru laman resmi NU online, Rasul juga menganjurkan agar tidak mengambil nama yang tidak disukai Rasul SAW atau makruh.

Samurah bin Jundub ra. menyatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda Jangan sekali-kali memberi nama budak kalian dengan nama Yasar (Mudah atau kaya), Najih (dari kata Najh yang artinya sukses). Juga jangan diberi nama Aflah (dari kata Al Falah yang artinya beruntung). Sebab jika kamu bertanya Apakah ada dia? lalu dia tidak ada, maka akan dijawab Tidak ada. Sungguh semua itu hanya empat nama. (HR Muslim, Abu Dawud, dan Tirmidzi).

Daftar Nama yang Dilarang dalam Islam

Harb = perang

Murrah = pahit

Zana = berzina

Wati = bersetubuh

Zaqwan/Zaquan = anak jin

Malikul Amlaak = Raja diraja

Balqis = ketua jin

Qistina/Kistina = penghulu jin

Rasulullah SAW bersabda : Sesungguhnya nama yang paling dibenci oleh Allah adalah seseorang yang bernama Malakul Amlak (raj diraja). (HR. Bukhori dan Muslim)

Bukannya mengharamkan atau orangtua menjadi berdosa, hanya saja sebagai anjuran untuk menggunakan nama-nama yang bermakna lebih baik.

Leave a reply "Ternyata begini… 8 Nama yang Dilarang Diberikan ke Anak Sesuai Ajaran Islam"

Author: 
author